Minggu, 27 Oktober 2013

STRUKTUR DATA ( Search Engine & Fibonacci )

" RISKA JULITA NINGTIAS "
" 1286041022 "

 Search Engine
Sederhana, kita cukup mengetik kata atau kalimat tertentu, maka akan muncul hasil pencarian dari apa yang kita ketik padakotak Search engine atau mesin pencari Google. Hasil yang ditampilkan setiap halamannya sebanyak sepuluh hasil pencarian, bila pada halaman pertama tidak terdapat informasi yang anda cari, maka anda dapat mencari halaman lainnya.



Dan seterusnya apabila anda tidak mendapatkan hasil pencarian search engine Google pada halaman kedua maka dapat terus membuka halaman yang ketiga. Ini merupakan cara menggunakan mesin pencari / search engine google secara sederhana atau yang biasa dilakukan oleh banyak pengguna. Dan sebenarnya ada cara tambahan untuk melakukan filter hasil pencarian menjadi lebih spesifik sesuai dengan keinginan kita.

Tips cara menggunakan mesin pencari / Search Engine Google

Sebelumnya, saya ingin menjelaskan bahwa layanan mesin penelusuran / pencari Google ini merupakan produk dari perusahaan raksasa Google. Selain itu, pada fitur layanan dari perusahaan google ini masih terdapat beberapa fitur layanan berupaGoogle mailGoogle terjemahan, fitur mengajukan pertanyaan sesama pengguna akun Gmail dan beberapa fitur layanan berkualitas lainnya. Sehingga google menjadi sebuah istilah yang populer di kalangan pengguna internet.

Ada beberapa kode tertentu yang dapat kita manfaatkan dalam menggunakan mesin pencari google, yang akan kita bahas satu per satu.

Penggunaan kode site:URL
Kode yang kita bahas adalah penggunaan site:URL. Misalnya URL tersebut adalahhttp://terus-tambah-pengetahuan.blogspot.com. Maka kita dapat menuliskan padakotak search engine google adalah site: http://terus-tambah-pengetahuan.blogspot.com.

Tujuan dari menggunakan kode site:URL adalah menampilkan hasil pencarian dari isi dari halaman web dari URL tersebut saja. Seperti kita menggunakan contoh diatas, yaitu site: http://terus-tambah-pengetahuan.blogspot.com, maka akan ditampilkan hasil dari mesin pencari google berupa isi website dari websitehttp://terus-tambah-pengetahuan.blogspot.com saja.  Mudah-mudahan dapat dipahami.

Penggunaan kode intitle dan allintitle
Penggunaan kode intitle dan allintitle berguna untuk mencari judul artikel pada website berdasarkan kata kunci yang kita ketik pada kotak mesin pencari google. Seperti contoh kita mengetikan intitle:kandungan buah manggis maka akan muncul hasil penelusuran berupa judul artikel:
Kandungan Kulit Buah Manggis
Kandungan Bermanfaat Buah Pepaya
KANDUNGAN GIZI BUAH
Enaknya buah manggis
Kandungan Gizi dan Manfaat Buah Apel Bagi Kesehatan
Jika anda ingin hasil kata kunci yang anda ketik muncul semua pada judul artikel, maka anda dapat menggunakan kode allintitle. Sebagai contoh kita mengetik pada kotak penelusuran, allintitle:kandungan buah manggis maka akan muncul hasil penelusuran pada search engine google berupa judul artikel:
Kandungan Kulit Buah Manggis
Kandungan, Manfaat Serta Khasiat Kulit dan Buah Manggis
Manfaat Kulit Manggis dan Buah Manggis Serta Kandungan
Manfaat Dan Kandungan: Manfaat dan kandungan buah manggis
Penggunaan kode inurl dan allinurl
Jika kode sebelumnya mencari kata pada title atau judul artikel, maka pada kodeinurl dan allinurl akan mencati kata pada URL. Sehingga penggunaan kode ini sangat terkait dengan URL, yaitu kode inurl dan juga allinurl. Dengan kita mengetikan suatu kata dengan kode tersebut, maka akan muncul hasil pencarian dengan URL berdasarkan kata yang kita ketik tersebut.

Sebagai contoh kita akan menggunakan kode inurl, dengan mengetikan inurl:khasiat jus mangga pada kotak mesin pencari google, maka akan muncul hasil penelusuran dengan URL seperti (ini hanya contoh yang dibuat saja):
http://domain-A.com/cara-membuat-dan-khasiat-jus-mangga.html
http://domainB.com/cara-membuat-jus-mangga-yang-enak-dan-sehat.html
http://jus.domain-C.com/tips-membuat-jus-mangga-enak.html
Dan seterusnya…

Kode inurl sebenarnya hampir sama dengan kode allinurl, Hanya penggunaan kode allinurl digunakan semua kata kunci muncul pada URL. Sebagai contoh kita mengetikan pada kotak mesin penelusran allinurl:khasiat jus mangga, maka akan didapat hasil pencarian dengan URL seperti:
http://domain-A.com/cara-membuat-dan-khasiat-jus-mangga.html
http://khasiat.domain-B.com/cara-mudah-membuat-jus-mangga.html
http://domain-C.com/apa-khasiat-dari-jus-mangga.html
dan seterusnya…
Kita lihat hasil diatas ini, dengan menggunakan kode allinurl maka semua kata kunci yang kita ketik terdapat pada URL.

Penggunaan kode define
Kode define digunakan untuk mencari definisi dari kata yang anda ketik pada kotak mesin pencari google. Dengan mengetikan kata tersebut maka Google akan menampilkan halaman-halaman web yang akan menjelaskan tentang kata kunci pada kotak penelusuran yang anda telah masukkan.

Contoh ketika anda mengetikkan define:PDF, maka mesin pencari Google akan memunculkan berbagai halaman website yang menjelaskan tentang pengertian atau definisi dari PDF. Sehingga fitur berupa kode define ini akan sangat berguna apabila kita ingin mencari arti atau definisi dari suatu kata.

Penggunaan kode filetype
Kode filetype digunakan apabila kita ingin menyaring hasil pencarian google dalam jenis file tertentu. Seperti kita ingin mencari halaman website dengan bentuk PDF,DOC dan beberapa lainnya. Contohnya kita ingin mencari informasi tentang Pengetahuan Alam. Dan disaat bersamaan anda ingin halaman web yang berbentuk PDF saja.

Dengan begitu, maka tinggal kita mengetik pada kotak penelusuran google, yaitu: Pengetahuan Alam filetype:pdf. Sehingga akan muncul hasil pencarian berupa halaman website dengan kata kunci pengetahuan alam dengan bentuk halaman yaitu file PDF.

Ada beberapa kode lainnya yang dapat kita gunakan selain dari jenis PDF dan DOC diatas untuk menampilkan bentuk atau format dari halaman website, yaitu:
  1. XLS yaitu untuk Excel (table)
  2. TXT yaitu untuk Text
  3. PPT yaitu untuk Power point
  4. RTF yaitu untuk Rich Text Format
  5. SWF yaitu untuk Shockwave
  6. MW yaitu untuk Mac Write
  7. LWP yaitu untuk Lotus Wordpro
  8. PS yaitu untuk Adobe Postscript
Dan juga, apabila anda ingin mencari halaman web dengan kedua bentuk dari PDF dan DOC maka anda dapat menggunakan kode filetype:pdf OR filetype:doc pada mesin pencari google. Yaitu dengan menambahkan kode lainnya yaitu OR.

Masih ada beberapa kode lagi yang dapat kita terapkan dalam menggunakan search engine / mesin pencari google, dan yang dijelaskan diatas mungkin sudah cukup. Dan juga kita dapat menggunakan tanda-tanda atau simbol pada keyboard sepertitanda tambah (+), tanda kurang (-) dan seterusnya yang akan dibahas di waktu mendatang.

Fibonacci
Deret Fibonacci ditemukan oleh Leonardi Pisano atau lebih dikenal dengan sebutan Leonardo Fibonacci (diturunkan dari Filius Bonaccio atau anak dari Bonaccio, sebutan bagi ayahnya yang bernama asli Guglielmo), pada abad 12 di Italia. Pada dasarnya deret fibonacci merupakan barisan bilangan sederhana dimulai dari 0 dan 1 dan suku berikutnya merupakan jumlah dua bilangan sebelumnya. Deret fibonacci bersifat rekursif karena menggunakan suku dalam deret tersebut untuk menghitung suku setelahnya. Dengan pengertian tersebut, maka suku-suku pada deret fibonacci adalah:
0 1 1 2 3 5 8 13 21 34 55 89 144 dan seterusnya
Angka 1 = 0
Angka ke-2 = 1
Angka ke-3= angka 1+ Angka ke-2
Angka ke-4 = angka 2+ Angka ke-3
dst…..
Ilustrasi Deret :
1, 3, 4, 7, 11 ……
0,2,4,6,10.16 ……..dll
Bagaimana Aplikasi Deret Fibonacci ini dalam Icebreaker?
Dalam hal ini Anda Akan bisa menebak jumlah angka yang dituliskan teman Anda walaupun Anda tidak tau ANgka berapa yang awalnya ditulis oleh teman Anda.
Langkah-langkah :
1. Minta teman Anda menuliskan nomor 1-10 di secarik kertas (sebagai baris yang akan diisi   angka)
2. Kemudian minta ia menuliskan sebuah angka pada baris 1 dan ke-2 (Anda tidak perlu tahu angka yang ditulisnya)
3. Agar permainan ini berhasil, mintalah ia mengikuti semua intruksi Anda dan teliti dalam menghitung. Intruksi Anda selanjutnya adalah ;
Isi baris ke-3 dengan hasil penjumlah baris ke-1 dan baris ke-2
Isi baris ke-4 dengan hasil penjumlah baris ke-2 dan baris ke-3
Isi baris ke-5 dengan hasil penjumlah baris ke-3 dan baris ke-4
Isi baris ke-6 dengan hasil penjumlah baris ke-4 dan baris ke-5
Isi baris ke-7 dengan hasil penjumlah baris ke-5 dan baris ke-6
Isi baris ke-8 dengan hasil penjumlah baris ke-6 dan baris ke-7
Isi baris ke-9 dengan hasil penjumlah baris ke-7 dan baris ke-8
Isi baris ke-10 dengan hasil penjumlah baris ke-8 dan baris ke-9
4. Langkah terakhir Mintalah ia menjumlahkan semua angka dari baris 1 -10.
5. Katakan padanya bahwa Anda bisa menebak jumlahnya walaupun Anda tidak tahu Angka yang ia tulis pertama kali.
6. Tentu ia tidak akan mau menyebutkan angka yang dituliskan pertama kali (baris 1 dan ke-2). Usahakan dia harus menyebutkan salah satu angka yang ada di baris lain (saran saya angka pada baris ke-7)
7. Dengan sedikit trik, Anda bisa menyebutkan jumlahnya/ menuliskan jumlahnya pada secarik kertas dan mencocokkan jawabannya.
8. Teman Anda akan takjub ketika Angka yang Anda tunjukkan sama dengan apa yang Anda sebutkan/tuliskan.
Ilustrasi ;
Misalkan Angka yang ditulisnya pertama kali adalah angka 3 dan 1, maka ketika ia melaksanakan intruksi Anda akan menjadi ;
1.   3
2.   1
3.   4
4.   5
5.  9
6.  14
7.  23
8.   37
9.   60
10.  97          +
253    ____________ sesuia dengan angka yang Anda tebak
Rahasianya ;
Pada baris ke -7, kalikan angkanya dengan 11
Pada contoh tsb, angka ke -7: 23
Sehingga 23 x 11 = 253   
(baris ke-7 diambil karena perkalian 11 sangat mudah artinya Anda tidak perlu kalkulator ataupun coretan ketika menemukan jawabannya)
 
contoh program fibonacci




Jumat, 27 September 2013

Struktur Data

Riska Julita N. (1286041022) & Hikmatul Marfuah (1286041009)
" Penggajian Karyawan "